Selasa, 27 Desember 2011

HARTA KARUN BERTUAN

SILSILAH

Adalah RA WANGSA GOFARONA, Bupati Subang memiliki anak/keturunan Rd. WIRA TANU DATAR, Bupati Cianjur, Rd. IBRAHIM, Panglima Siliwangi dan Rd. MUHARAM WIRANATA KUSUMAH, Bupati Cianjur. 

Rd. MUHARAM WIRANATA KUSUMAH, Memiliki 7 orang anak masing-masing:
  1. JUAG ENI (Tidak memiliki keturunan);
  2. JUAG EMPOK/EMO, Dari perkawinannya dengan ASDARI memiliki 3 orang anak masing-masing: 1) Rd. SUMANTA KARTA DIREJA, dan dari perkawinannya dengan Ibu SUPLI memiliki 4 orang anak masing-masing: a.  Rd. ENGKOS SUKIRMAN; b. Rd. AHOM TAJUDIN; c. Rd. EKO SUKMANA  dan d. Rd. EDI JUNAIDI; 2) Rd. AYU ONAH (Tidak memiliki anak/keturunan); 3) Rd. AYU YAYA (Tidak memiliki anak/keturunan);
  3. JUAG ENJU (Tidak memiliki anak/keturunan);
  4. JUAG ENOK (Hj. SITI AMINAH), dari perkawinannya dengan H. SYUKUR memiliki 1 orang anak bernama: NJI MAS ENTJEH AL OSAH;
  5. JUAG ITING (Tidak memiliki anak/keturunan);
  6. JUAG INOK (Tidak memiliki anak/keturunan);
  7. AOM GANDA SUBRATA (Tidak memiliki anak/keturunan)

Pada tahun 1910 NYIMAS ENTJEH AL OSAH melangsungkan perkawinan dengan Pengusaha dari Negeri Belanda yang bernama JOHN HENRY VAN BLOMMESTEIN dan sampai meninggalnya suaminya tersebut pada tahun 1927 tidak memiliki anak/keturunan.

JOHN HENRY VAN BLOMMESTEIN memiliki adik yang bernama Tuan BOSA (Pendiri Tropong Bintang Bosca). 

Tuan BOSA dari perkawinannya dengan AYU WAGIYEM memiliki 2 orang anak masing-masing: DICKY/SANTO/ OTO Bin BOSA dan Ny. ELI MARIA Bin Tuan BOSA. Tuan BOSA meninggal pada tahun 1915.

Sepeninggal suaminya Tuan JOHN HENRY VAN BLOMMESTEIN pada tahun 1927, NJI MAS ENTJEH AL OSAH (Osah adalah panggilan sewaktu kecil) menguasai perusahaan perkebunan peninggalan suaminya NV. BLOOMKRING berkedudukan di BANDUNG yang memiliki banyak perkebunan di wilayah jawa, sumatera, kalimantan, sulawesi, bali dan lombok. Disamping menguasai perusahaan NV. Bloomkering Nji Mas Entjeh Al Osah juga memiliki tanah-tanah Eigendom Verponding, Kekitir Padjeg Boemi (Hak Milik Adat) dan Sertipikat di wilayah-wilayah yang tersebut diatas, atas nama antara lain: (1) "Mevr. van Blommestein. Geb. Nji Mas Siti Aminah ook genaamd Nji Mas Entjeh als Kind genaamd Osah"; (2) "Njimas Entjeh Siti Aminah (Osah)"; (3) "Njimas Entjeh"; Juga memiliki simpanan-simpanan uang dan Emas di Bank-Bank Pemerintah di Indonesia dan Bank Luar Negeri yang pada saat ini nilainya sangat besar sekali. 

Semasa tuanya Nji Mas Entjeh Al Osah, tinggal sendiri di rumahnya di wilayah Cibereum ditemani dengan seorang pembantu yang bernama Ibu Mimi yang memiliki beberapa orang anak.

NJI MAS ENTJEH AL OSAH meninggal dunia pada tahun 1944 di Cibeureum, Bandung. Pada saat meninggal dunia Nji Mas Entjeh al Osah tidak mempunyai anak/keturunan. Sebagian harta kekayaan almarhumah (dalam bentuk bangunan, surat-surat tanah, uang dan perhisan-perhiasan) berada dalam penguasaan Ibu Mimi, seorang pembantu yang setia sampai Nji Mas Entjeh al Osah menghembuskan nafas terakhirnya.

AHLI WARIS

Adalah Rd. EKO SUKMANA yang juga mewakili Saudaranya Rd. ENGKOS SUKIRMAN, Rd. AHOM TAJUDIN, RD. EDI JUNAEDI dan Bibinya Rd. AYU ONAH dengan berbekal Silsilah dan Surat Tanah dari neneknya JUAG EMPOK/EMO saudara kandung JUAG ENOK (Ibu kandung Nji Mas Entjeh al Osah) yang terletak di Cianjur Kaler, Kabupaten Cianjur Nomor 513, Nomor 116 WL seluas 29.200 M2 Atas nama Bibinya Nji Mas Entjeh al Osah, telah mengajukan Surat Permohonan Penetapan Ahli Waris dan Pembagian Harta Peninggalan Diluar Sengketa di Pengadilan Agama Cianjur. Berdasarkan permohonan tersebut lalu dibuatlah Akta Pembagian Harta Peninggalan dalam suatu AKTA PEMBAGIAN WARIS Nomor 08/BA.P3HP/2002/PA.Cjr, pada hari Senin, tanggal 07 Oktober 2002.

Dari Berita Acara Pembagian Harta Peninggalan di hadapan Pengadilan Agama Diluar Sengketa dan Akta Pembagian Waris tersebut dinyatakan: Bahwa selain 5 (lima) orang ahli waris tersebut, tidak ada lagi ahli waris lain; Bahwa Almarhumah Nji Mas Entjeh Alias Osah tidak meninggalkan wasiat tentang pembagian harta dan atau utang yang belum dilunasi; Bahwa Ahli waris tersebut semuanya sepakat mendapatkan ASHOBAH dari pembagian harta warisan setelah masing-masing menyadari bagiannya.

Rd. EKO SUKMANA DKK ADALAH 
AHLI WARIS SATU-SATUNYA DARI ALMARHUMAH NJI MAS ENTJEH AL OSAH   

HARTA WARISAN YANG FANTASTIS

Harta warisan Nji Mas Entjeh Al Osah memang sungguh menggiurkan diantaranya berupa tanah Eigendom Verponding yang sebagian besar banyak dipinjam oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sebagian dimohon oleh Perusahaan Swasta melalui Pemerintah setempat seolah-olah tanah tersebut adalah Tanah Negara ada yang dihibahkan kepada Pemerintah seperti Istana Cipanas, Komplek Marinir Cilandak, Komplek Mabes ABRI dan adapula yang dibangun untuk gedung-gedung Pemerintah di Jawa Barat tanpa Konpensasi. Luas keseluruhan tanah-tanah tersebut kurang lebih 3.000.000 Hektar tersebar di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Barat dll; Uang dan Emas di Bank-Bank Pemerintah, BI dan Bank Luar Negeri mencapai Ribuan Milyar Dollar.

Besarnya jumlah harta warisan tersebut ternyata banyak orang-orang yang lupa diri sehingga mencoba dan berupaya melalui inisiatifnya sendiri dan dengan cara mengelabui institusi pemerintahan ditingkat bawah, pengadilan dan pihak-pihak terkait sehingga bermunculan orang-orang yang berambisi menguasai harta Nji Mas Entjeh Al Osah dengan cara mengaku ahli waris seperti anak-anak Ibu Mimi (pembantu) yang mengaku ahli waris karena menguasai surat-surat yang ditinggalkan Almarhumah; atau M. Fatkhi Esmar yang mengaku sebagai pemegang mandat dari Ibu Mimi (Pembantu Nji Mas Entjeh al Osah) dan mengajukan Permohonan diangkat anak oleh Ibu Mimi, Pembantu Nji Mas Entjeh al Osah tersebut yang kemudian mendirikan apa yang dinamakan "Njimas Entjeh Foundation"; atau Anak Mantan Karyawan Asing NV. BLOOMKRING (Kel. Tuan WL. Gerald Faber) yang mengaku pemilik atau orang yang mengaku sebagai isteri dari Rd. EKO SUKMANA dlsb.

Orang-orang itu ternyata ketahuan telah banyak memperdaya orang lain dengan cara mengiming-imingi suatu hasil asal mau membantu membiayai pengurusannya yang faktanya mereka tidak bisa urus sehingga telah merugikan masyarakat.

Ahli Waris Nji Mas Entjeh Al Osah yang diwakili Rd. EKO SUKMANA telah mengeluarkan statemen yang disetujui olah para ahli waris lainya untuk menyerahkan atau menghibahkan:

25% harta warisan kepada Negara; 25% harta warisan untuk Institusi Angkatan Darat, Laut, Udara dan Kepolisian serta anggota veteran dari Angkatan Darat, Laut, Udara dan Kepolisian; 12% untuk Masyarakat Petani Penggarap; 5% untuk Baitul Mal dan 33% untuk Para Ahli Waris.

BALAI HARTA PENINGGALAN DAN ARSIP NASIONAL

Bukti-bukti harta peninggalan dari Nji Mas Entjeh Al Osah selain yang berada dirumah kediamannya terakhir yang dikuasai oleh Ibu Mimi (pembantu) dan Anak-anaknya serta Fatkhi Esmar yang mengajukan sebagai "anak angkat" dari Ibu Mimi, sebagian besar berada di Balai Harta Peninggalan dan/atau Arsip Nasional.

Balai Harta Peninggalan dan Arsip Nasional secara langsung maupun tidak langsung telah menyelamatkan harta-harta peninggalan Nji Mas Entjeh Al Osah dari penjarahan orang-orang yang tidak berhak (bukan ahli waris yang sebenarnya).

Banyak orang yang telah datang ke Balai Harta Peninggalan dan Arsip Nasional untuk menebus dan mengambil dokumen dan/atau keterangan asli dari institusi tersebut, tetapi oleh karena mereka bukan orang-orang yang berhak maka permintaan itu tidak pernah dikabulkan.

Balai Harta Peninggalan pernah mengeluarkan 2 (dua) dokumen asli yaitu tanah yang terletak di Desa Cijeruk, Bogor dan di Desa Sanca, Indramayu kepada Rd. EKO SUKMANA selaku ahli waris NJI MAS ENTJEH AL OSAH dengan didampingi Bapak N. SUNARYA PURNAYUDHA Mantan Anggota KOSTRAD dan Jenderal HALIM dari Yayasan TRIKORA yang saat itu mendapat Kuasa dari Rd. EKO SUKMANA.

Pada Tanggal 18 Desember 1996, Sekretariat Pengendalian Operasional Pembangunan BINA GRAHA mengirimkan MEMO yang ditanda tangani Presiden SOEHARTO kepada KELUARGA BESAR AHLI WARIS NJI MAS ENTJEH AL OSAH Cq. Bapak Rd. EKO SUKMANA dan menitipkan Bapak N. SUNARYA PURNAYUDHA Mantan Aggota KOSTRAD Pencatat Sejarah EIGENDOM VERPONDING kepada KELUARGA BESAR AHLI WARIS.

Tidak ada pihak lain yang dapat mengambil surat-surat asli dari Balai Harta Peninggalan kecuali Ahli Waris Nji Mas Entjeh Al Osah yaitu Rd. EKO SUKMANA selaku Ahli Waris satu-satunya.

Bagi siapapun yang telah menguasai fisik atas tanah-tanah Nji Mas Entjeh Al Osah baik di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan dll,  harus  terlebih dahulu berhubungan dengan ahliwarisnya yaitu Rd. EKO SUKMANA, jika tidak akan mengalami kesulitan dalam mengajukan permohonan penerbitan HGB dlsb karena tidak memiliki Eigendom Verponding, Ketitir ataupun Sertipikat Aseli yang keberadaanya dan status kepemilikannya secara Undang-Undang tetap melekat.

Untuk berhubungan dengan ahli waris asli NJI MAS ENTJEH AL OSAH yaitu Rd. EKO SUKMANA dapat menghubungi Kuasa Hukumnya KARYANTO, SH dari Law Office KARYANTO & ASSOCIATES melalui E-mail: karyanto_lawyer@yahoo.com

Segala informasi dan masukan yang diberikan oleh para pembaca sangat kami hargai dan kami mengucapkan banyak terima kasih.





17 komentar:

  1. KASIAN SEKALI NYI MAS ENTJEH al OSAH INI
    TIDAK DI SEWAKTU MASSA HIDUPNYA JUGA SETELAH IA TIADA.
    SELALU DIKATAKAN TIDAK MEMPUNYAI KETURUNAN.
    ANDAI KATA IA BISA BANGKIT KEMBALI DARI KUBURNYA.

    BalasHapus
  2. Orang goblok percaya sama bualan macam begini..seandainya benar orang/yayasan ini ahli waris almarhumah Justina Reigent, apakah segampang itu menggugat orang2x/perusahaan2x/atau bahkan pemerintah yg menempati tanah itu sekarang berikut dengan dokumen yg sah dikeluarkan negara (BPN/Pengadilan)..kira2x berapa waktu dan dana yg dibutuhkan para ahli waris untuk meng-eksekusi lahan2x tersebut..?? PIKIR DENGAN AKAL SEHAT+LOGIKA DONG..!!

    BalasHapus
  3. klo kaitannya Nyi Mas Entjeh dengan ratoe woelandari de groot apa
    ahli waris ratoe woelandari de groot juga punya verponding yg diperkuat dgn berbagai macam surat
    termasuk keturunan dari mataram dan banten klo nyi mas entjeh ?

    BalasHapus
  4. SAYANG NYA ADAT SUNDA TIDAK MEWARISKAN TANAH KEPADA LAKI - LAKI BOS
    TUH NIA RAMADANI ARTIS ADALAH KETURUNAN WIRKUS PEWARISNYA

    BalasHapus
  5. SAYA HANYA INGIN TAU AJA

    SIAPA YANG MENDIDIK DAN MEMBESARKAN NYI MAS ENTJEH HINGGA MENIKAH SAMA TUAN BELANDA

    DAN SIAPA YANG MEMBERI NAMA = OSAH =

    KEPADA AHLI WARIS DENGAN KERENDAHAN HATI, SAYA MINTA TOLONG JAWABANNYA

    == SELAMAT MENIKMATI HARTA PENINGGALAN = OSAH = MOGA PENUH BAROKAH AMIN YA ROBAL ALAMIN.

    SEMOGA DI TEMPAT TERAHIR ISTIRAHAT HAJAH NYI MAS ENTJEH / OSAH DITEMANI MENANTU DI DAERAH KTMBRI DAMAI PENUH AMPUNAN ALLOH AMIN.. AMIN .. AMIN

    SEKARANG MAKAMNYA TERAWAT DI TEMBOK SEKELILINGNYA PAKAI KUNCI LAGI

    DULU TAK TERAWAT SEPERTI HARTA PENINGGALANNYA SEKARANG HARTANYA MAKAMNYA TERAWAT.. ALHAMDULILAH

    BalasHapus
  6. YANG BUAT BLOG INI TLG LBH BNYK MENCARI INFORMASI DULU...
    SETAU SY SEMUA YG MENGAKU TSB ANAK ATAUPUN APALAH....TIDAK JELAS
    BUKTI APA YG ANDA PEGANG ??? KALO SY PUNYA AHLI WARIS NYA YG JELAS DAN MEMILIKI EIGENDOM VERPONDINGNYA....DAN SUDAH DI PROSES....SY SDH PEGANG BUKTI BUKTI YG TDK BENAR DARI MEREKA SEMUA.....anda butuh Eigendom? selain punya John Venry Van bloomestein? Baron Baud? Muller?,W.H Hoogland? Raden Dirja Kartadingrat?( Gasibu)....Enis Paiman ( Kebon Binatang Bandung ? dll....silahkan email ke saya : d43ng99@gmail.com....

    BalasHapus
  7. Nama Saya R. Arrez Hudaya Purawiraja no Telp 0815-8210220 email arrez.purawiraja@yahoo.co.id, saya adalah salah satu cucu dari Penetapan Fatwa-Waris Nomor 27/87 tanggal 28-03-1987 Putusan Hukum Pengadilan Agama Bandung, Departemen Agama Republik Indonesia, dan anak dari salah satu ahli waris berdasar dari Penetapan No 1035/Pdt.P/2011/PA.Bdg.

    Berdasar cerita dari keluarga saya verponding-verponding Peninggalan Nyimas Entjeh di telah curi/hilang dari pemilik syah dan akan di proses sebagai kehilangan.

    Terima kasih

    BalasHapus
  8. Koreksi Diri Sebelum Ajal Tiba

    Himbauan untuk keselamatan, pada penggarap tanah-tanah perponding maupun tanah-tanah yang digarap yang dianggap tidak bertuan padahal masih ada yang berhak selaku ahliwarisnya karena sekarang bermunculan sekelompok-sekelompok yang menghalalkan segala cara, diantaranya mereka mengaku sebagain ahli waris Nyimas Entjeh Siti Aminah sewaktu kecil dipangil Osah J.H. Van Blommestein alm. Ini satu kelompok atau satu kepala keluarga dari satu ibu satu anak menantu dan cucunya masing-masing mempunyai penetapan waris dari pengadilan agama baik pengadilan Cimahi sampai kepengadilan Subang. Adalagi bekas kuasa setelah dicabut kuasanya sekarang mengaku sebagai pewaris tunggal yang aneh bin ajaib mengaku mendapat hibah dari nyimas entjeh surat hibah tersebut ditandatangani langsung oleh nyimas entjeh dan ditandatangani oleh suaminya J.H. Van Blommestein sebagai saksi pada tahun 1933 didalam kubur ajaib bukan? Karena J.H. Van Blommestein meninggal 1927 dalam usia 76 tahun kelompok ini akan menghibahkan tanah-tanah tersebut diatas kepada penggarap secara bersyarat. Disinilah para penggarap harus hati-hati dan waspada jangan sampai terpancing oleh rayuan-rayuan yang dapat merugikan para penggarap masing-masing, nah disinilah yang disebut menghalalkan segala cara itu. Tanah yang bukan Haknya kenapa ditawar-tawarkan dan dihibah-hibahkan aneh bukan! Kalau bapak-bapak Ibu-ibu yang menggarap tanah tersebut diatas bila ingin tau riwayat dan sejarahnya kepemilikan tanah-tanah tersebut diatas, nah ini wajah orang-orangnya:
    Lahir di cipaganti bandung tahun 1929 dan pada tahun 1960 hijrah dan berdomisili di Cianjur hubungi No Hp: 081806444345
    Waspadalah terimakasih


    Adang effendi

    BalasHapus
  9. Terima kasih atas semua komentarnya, semoga Allah SWT menunjukkan jalan kebenaran dan memberikan kemudahan bagi yang berhak, amiin.

    BalasHapus
  10. Terima kasih atas semua komentarnya, semoga Allah SWT menunjukkan jalan kebenaran dan memberikan kemudahan bagi yang berhak, amiin.

    BalasHapus
  11. saya jadi heran... semua orang mengaku ahli waris dan punya bukti dokumen yg lengkap... yaa semoga saja harta karun berTUAN ini jatuh kpd orang yg tepat yang bisa menjalani amanah... amien yra..

    BalasHapus
  12. SAYA TIDAK PERCAYA DAN TERPENGARUH DENGAN RUMOR ,DSN SELENTINGAN KABAR YANG TAK JELAS


    PERHATIAN !!! !!! !!! !!! !!!


    SAYA SUDAH MENGETAHUI SIAPA AHLI WARIS YANG BERHAK UNTUK ASET-ASET BLOMMENSTEIN

    BELIAU ADA 3 ORANG WNA YANG SUDAH MENJADI WNI ..

    BELIAU ORANG BELANDA ASLI ., BELIAU ADALAH CUCU DARI BLOMENSTEIN


    MEMPUNYAI BUKTI YANG SANGAT KUAT SEKALI

    1. MEMPUNYAI SAMPLE DNA YANG SAMA DENGAN BLOMMENSTEIN

    2.DIUTUS LANGSUNG DARI JEDUTAAN BELANDA

    JADI SAYA BERHARAP SEMOGA TIDAK ADA YANG BERMUNCULAN LAGI DAN SYA YAKIN BELIAU YANG AKAN BERHAK MENJADI PEWARIS TUNGGALL ASET BLOMMNSTEIN .

    BPN PEMPRV PUN SUDAH MENGAKUI .. TENTANG KEPASTIAN MEREKA KITA HANYA TINGGAL MENUNGGU BOM WAKTU SAJA CEPAT ATAU LAM BAT KEBENARAN MISTERI PERJALANAN HARTA KARUN PENGUASA TANAH BLOMMENSTEIN AKAN TERKUAKKKK !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!. SADARLAH HAII KALIAN YANG MENG INGINI HARTA BLOMMENSTEIN .

    BalasHapus
  13. INGAT SEPERTI PEPATAH MENGATAKAN SEPANDAI-PANDAINYA TUPAI MELOMPAT PASTII AKANNJATUHH JUGAAA . . .

    " JADI KEPADA KALIAN ORANG ORANG YANG MADIH BERUSAHA SAMPAI DETIK INI INGIN MENGUASAI HARTA JHON HENDRY . CEPAT ATAU LAMBAT KALIAN AKAN TERPEROSOK. "

    ,MEMANG SEMASA MENJALANI DEGAN ENTJEH JHON HENRY TAK DI KARUNIAI KETURUNAN.

    TPI SEBELUM DENGAN ENTJEH BELIAU DI KARUNIAI KETURUNAN DARI Mrs.X... ? SEMASA DI BELANDA .

    BalasHapus
    Balasan
    1. MAKLUMLAH SEMUA ADA KEPENTINGAN

      Hapus
    2. SAYA JADI PENASARAN ? TAPI ADA BENARNYA APA YANG ANDA KATAKAN ....BOLEHKAH KITA KITA BERGABUNG HE HE HE ...??!

      Hapus
  14. SAYANG'nya BUDAYA SUNDA TIDAK MEWARISKAN TANAH KEPADA LAKI _LAKI...!! yg saya Dengar dari Guru Besar saya di Kampus Kisah ini Ada kaitannya dengan IBU Ingit Ganarsih... dan Proses Kemerdekaan INDONESIA.. Jadi di persulit. A lind.... B Land C Gambar Garuda Heheheee... SERU seru.... Bos

    BalasHapus
  15. ooh, gtu,,, maklum banyak juga yang bikin suratnya ke gueeee preman kabeuhhh lahhh wkwkwkwkw

    BalasHapus